*Pare-Pare, NarasiNews.com, 16 juli 2026* — Sejak berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau *PPPK*, sebagian oknum aparatur di lingkup Kelurahan mulai menunjukkan “kelas baru”. Sikap ramah memudar, aroma arogansi mulai tercium. Sementara itu, 5S — *Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun* — masih setia terpampang di dinding kantor. Hanya saja, fungsinya kini bergeser: dari budaya kerja menjadi wallpaper.
*5S: Dari Budaya Jadi Dekorasi*
Spanduk besar bertuliskan “5S” masih menggantung gagah di ruang pelayanan. Warnanya masih cerah. Hurufnya masih tebal.
Masalahnya, isinya tidak pernah keluar dari dinding.
Warga datang mengurus surat, disambut tatapan kosong. Bertanya, dijawab seperlunya. Mengeluh, dianggap merepotkan.
“Senyum” diganti cemberut. “Sapa” diganti diabaikan. “Salam” hilang bersamaan dengan semangat pelayanan.
“Semenjak jadi PPPK bertambah songong. 5S itu cuma tulisan yang menghiasi dinding kantor. Buktinya? Yang ngelakuin cuma sedikit,” keluh seorang warga yang enggan disebut namanya.
“Apakah mereka tahu kalau yg menggaji dia adalah Rakyat, mereka pelayan rakyat, kenapa mereka sangat sombong melayani kami?” Lanjut warga lain yg sempat berkunjung di salah satu kantor kelurahan.
*Status Naik, Etos Turun?*
PPPK sejatinya dihadirkan untuk memperkuat pelayanan publik. Bukan untuk menciptakan kasta baru pegawai yang merasa “sudah aman” lalu lupa daratan.
Ironisnya, di saat pemerintah gencar bicara reformasi birokrasi dan pelayanan prima, di lapangan sebagian justru mundur ke zaman “dilayani, bukan melayani”.
5S bukan sekadar slogan. Itu janji negara kepada rakyat. Tapi jika yang menjaga tembok lebih rajin daripada yang menjaga sikap, maka warga takut datang kekantor kelurahan karena malas.
*Pesan untuk Pimpinan:*
Pak Walikota….
Cat slogan di dinding tidak akan melayani warga. Spanduk tidak akan mengurus masyarakat.
Turunkan 5S itu dari tembok. Pindahkan ke sikap, ke ucapan, ke tindakan.
Karena rakyat tidak butuh kantor yang cantik tulisannya. Rakyat butuh pelayanan yang manusiawi.
Penulis/Editor: Tim Redaksi NAR4SInews.com